"Partai Demokrat silahkan mendorong, yang menentukan Pak SBY. Partai Demokrat boleh bicara tapi yang punya hak prerogatif kan SBY," ujar Sekjen PKS, Anis Matta, sambil tersenyum kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2010).
Anis menuturkan, PKS belum melihat adanya tanda-tanda reshuffle
kabinet. Reshuffle kabinet, menurut Anis, tidak akan dilakukan secara tiba-tiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itulah, PKS belum mempersiapkan siapa-siapa yang akan dijadikan menteri. PKS juga belum melakukan evaluasi internal terkait menterinya di pemerintahan.
"Yang punya menteri saja belum bilang," ujar Anis sambil tertawa.
Sebelumnya diberitakan Ketum PD Anas Urbaningrum menuturkan bahwa Presiden tengah melakukan evaluasi menyeluruh dalam KIB II. Kalau akhirnya dilakukan reshuffle kabinet sebagai ujung evaluasi tersebut, menurut Anas, dilakukan dalam rangka perkuatan koalisi.
Komentar Anas ini langsung ditanggapi oleh Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso, Priyo bahkan mendorong reshuffle kabinet kalau niatnya untuk perkuatan koalisi.
(van/aan)











































