Wudhu Cegah Penularan H1N1

Laporan dari Arab Saudi

Wudhu Cegah Penularan H1N1

- detikNews
Rabu, 01 Des 2010 15:20 WIB
Wudhu Cegah Penularan H1N1
Jakarta - Berbagai penularan penyakit termasuk flu babi (H1N1) bisa dicegah dengan pola hidup bersih. Wudhu atau bersuci dengan disiplin merupakah salah satu cara pola hidup bersih tersebut.

"Berwudhulah secara benar, jangan pura-pura berwudhu," kata Wakil Kepala Daerah (Wakadaker) Madinah Bidang Kesehatan Mawari Edy di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah, Rabu (1/12/2010).

Berwudhu yang benar adalah melakukan wudhu secara jujur sesuai anjuran Syariah. Saat berkumur-kumur, berkumurlah dengan benar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bila membersihkan hidung, maka air harus dihirup dan kemudian disemburkan keluar. Juga ketika membasuh tangan misalnya, juga harus benar-benar memakai air yang mengaliri kulit.

"Jangan wudhu pura-puraย  misalnya membersihkan hidung hanya dengan membasahi ujung hidung dengan air saja. Mencuci tangan sekedar asal-asalan saja, asal basah lalu diusap tisu agar cepat, jangan seperti itu," jelas Edy.

"Dengan wudhu yang benar insya Allah aman," lanjut Edy.

Sudah tiga jamaah Indonesia terjangkit H1N1. Satu dari jamaah itu wafat. Sementara dua lainnya masih dirawat di RS King Fahad Madinah dan RS Al Wadi Mina.

Contact close atau orang yang terkait erat dengan pasien H1N1 tersebut sudah dipantau secara ketat. Sejauh ini belum ada contact close yang menunjukkan gejala-gejala tertular H1N1. Sementara si pasien masih diisolasi di RS dan tidak boleh dikunjungi.

Selain menjaga pola hidup bersih, jamaah juga diingatkan agar selalu memakai masker bila beraktivitas di luar. Pemakaian masker untuk menghindari masuknya debu-debu kotor ke dalam saluran pernafasan juga untuk mencegah penularan penyakit dari jamaah lain.

Mencegah H1N1 tersebut, tim medis Madinah juga melakukan upaya deteksi yakni monitoring influenza like illness (ILI). Jamaah yang mengalami panas lebih dari 38 derajat celcius akan langsung diperiksa untuk diputuskan perlu dirawat atau tidak.

Tim medis juga mewaspadai semua kasus pnemonia. "Sampai sekarang tidak ada lagi gejala-gejala yang seperti H1N1, semoga hanya satu kasus di Madinah," kata Edy.

(iy/gun)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads