Jakarta - Pesawat latih Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) dengan registrasi PK-AGM jenis TB 10 sempat dihadang cuaca buruk sebelum hilang dari radar. Sang pilot yang terbang solo, RM Faruki, sempat meminta kembali ke pangkalan.
"Minta kembali karena cuaca buruk," kata Kepala Puskom Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan kepada detikcom, Rabu (1/12/2010).
Pesawat latih Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) dengan registrasi PK-AGM jenis TB 10, terbang cross country ke Branti Lampung berangkat pukul 08.36 WIB dan hilang kontak pada pukul 08.56 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan dia, pilot Faruki tercatat sebagai siswa kursus penerbang angkatan 62. "Sampai sekarang hilang kontak. STPI sudah kirim pesawat untuk pencarian," kata Bambang. Pesawat diperkirakan hilang di kawasan Merak, Banten.
(aan/nrl)