Anggota Komisi III Bukhori Yusuf meminta Abbas menjelaskan keterkaitan jabatannya di MA dengan profesi anaknya. DPR bertanya apakah karena hubungan bapak-anak itu pernah terjadi transaksi hukum terkait perkara tertentu.
"Tolong yakinkan kami tidak ada transaksi hukum atau keputusan sebagai ayah dan anak," kata Bukhori di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak pernah menangani perkara anak saya. Saya juga menjaga jarak dengan anak saya di TV. Hal ini untuk menghidarkan kesan hakim agung berhubungan dengan pihak-pihak terkait," kata Abbas.
Bukhori juga menanyakan, masalah Abbas yang pernah ditraktir oleh salah satu perhimpunan pengacara. "Anda diketahui memiliki hobi golf dan pernah ditraktir Peradi, sementera mereka bagian dari praktisi hukum. Apakah hakim agung memang sering melakukan itu?" tanya Bukhori.
Abbas mengakui memang memiliki hobi golf. Namun dirinya menolak jika hal itu dikaitkan dengan Peradi. "Mereka ulang tahun, saya diundang main. Jadi saya main, makan, lalu pulang. Tidak tahu siapa yang bayar," terangnya.
Saat ini proses uji kelayakan dan kepatutan untuk Abbas telah selesai. Masih ada 13 calon lagi yang akan diuji hingga besok. DPR akan memilih 7 dari 14 calon untuk menempati posisi komisioner KY. Rencananya nama-nama yang lolos akan diumumkan besok malam.
(nal/vit)











































