"Disamping banyak substansi lain dalam bidang ekonomi dan politik, Indonesia berhasil memperjuangkan salah satu resolusi tentang perlindungan terhadap migrant worker," ujar Marzuki, kepada wartawan, Rabu (1/12/2010).
Marzuki mengusulkan agar dibentuk tim khusus membahas buruh migran. Saat ini tengah berlangsung pembahasan perlindungan buruh migran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan terpisah, Ketua DPR juga mengadakan pertemuan dengan Presiden Syria Basyar Al Assad. Marzuki berupaya membina hubungan yang lebih baik dengan Syria.
"Disamping masalah internasional, juga dibicarakan hubungan kedua negara. Satu statemen Presiden yang menarik yaitu apabila ada UU /peraturan yang merugikan TKI, tolong diinfokan, pasti akan direvisi. Presiden menjamin perlindungan terhadap TKI yang bekerja di Syria," papar Marzuki.
Marzuki berharap masyarakat tidak mempermasalahkan kepergiannya ke Syria karena menyangkut nama baik Indonesia.
"Forum tersebut bukan kunker tapi forum kerjasama parlemen-parlemen negara Asia, yang memperjuangkan kepentingan anggota, yakni 41 dari 50 negara Asia," terangnya.
(van/gun)










































