Pengamatan detikcom, Rabu (1/12/2010), warga dari RT 01 hingga RT 04 RW 03, Kompleks Zeni, Jalan Zeni, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, ini berkumpul di depan pintu masuk kompleks. Kompleks ini dekat dengan pusat belanja Giant di Mampang.
Warga yang kompak mengenakan kaos warna putih bertuliskan "Forum komunikasi keluarga Mampang Prapatan" ini memenuhi separuh badan jalan. Mereka membawa bambu runcing dan beberapa orang membawa senjata tajam, seperti golok.
Warga membentangkan spanduk besar bertuliskan "Tanah ini milik warga. Kami menolak pembongkaran demi keuntungan bisnis oknum."
Koordinator warga, Mayjen Purn Syamsudin, mengaku mendapat informasi eksekusi akan dilakukan oleh Direktorat Zeni TNI AD hari ini. Ada 117 rumah yang akan dieksekusi.
"Kami warga menolak dieksekusi karena rumah ini kami beli dengan uang sendiri, bukan dari APBN," ujar Syamsudin.
Warga juga bersiaga di pintu bagian belakang kompleks itu. Aksi ini mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Mampang Prapatan menuju Ragunan tersendat. Puluhan polisi berjaga-jaga dan mengatur lalu lintas.
(aan/nrl)











































