"Empat plastik yang ditemukan. Dua plastik dimasukan di ember hitam dalam keadaan tertutup dan dilakban. Dua plastik dimasukan dipanci,” kata Dokter Forensik RSUD Magelang, Ridha Nur Aina di kamar jenazah rumah sakit, Jl Kartini, Muntilan, Magelang, Selasa(30/11/2010).
Ridha menjelaskan dua plastik yang ada dalam panci berisi kaki kiri dan kepala korban. Sementara, bagian badan korban yang hanya berupa dada ditemukan di ember hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ridha menambahkan pada potongan tubuh korban ditemukan luka bekas goresan yang sangat jelas. Diduga korgban memotong-motong bagian tubuh korban dengan menggunakan pisau yang sangat tajam.
Dari pantauan detikcom di kamar jenasah RSUD Magelang, proses forensik yang dipimpin langsung oleh Dr. Ridha Nur Aina dan empat perawat serta petugas Laboratorium Forensik Polres Magelang. Otopsi berlangsung satu setengah jam.
(Ari/rdf)










































