Selama ini, para korban yang kehilangan harta bendanya akibat erupsi Merapi mengaku siap untuk direlokasi dan dibuatkan hunian sementara. Asalkan tidak jauh dari lingkungan rumah sebelumnya. Hal ini berarti lokasi pembangunan hunian sementara harus berdasarkan situasi dan kontur tanah yang tepat.
Untuk sementara, dinas PU kota Yogyakarta baru membangun huntara di lima titik dari target sebelumnya delapan titik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kondisi para pengungsi yang sudah jenuh di pengungsian, rencananya pembangunan huntara ini akan selesai dalam waktu tiga minggu ke depan.
"Beberapa waktu lalu pembangunan huntara ini telah dicanangkan oleh Gubernur, dan diperkirakan tiga minggu lagi sudah selesai seluruhnya di lapangan", ungkapnya.
Dari keterangan yang disampaikan Rani, kelima wilayah yang akan dibangun huntara adalah di Dusun Plosokerep, Desa Umbulharjo (3 hektar), Gondang, Wukirsari (9 hektar),ย Bulaksalak, Wukirsari (2 hektar), Kuwang, Argomulyo (5 hektar) dan Ketingan, Sindumartani (0,5 hektar).
Sedangkan tiga titik yang belum dapat rekomendasi dari pemerintah Sleman diantaranya di Dusun Banjarsari, Desa Glagaharjo (10 hektar), di Desa Kepuharjo dan Sindumartani . Ketiga titik itu belum mendapatkan rekomendasi dikarenakan wilayahnya masih dalam zona rawan bencana.
"Untuk menetapkan lokasi itu adalah keputusan Pemerintah Daerah Sleman serta mendapat rekomendasi dari hasil penelitian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Jika lokasi lainnya telahย ditetapkan, baru kami masuk," ujar Rani.
Hingga saaat ini, dinas PU juga telah memiliki data terkait penempatan dan pemetaan pengungsi dalam penempatan huntara.
Korban yang berasal dari Desa Umbulharjo (320 rumah rusak) akan ditempatkan di huntara yang dibangun di Dusun Plosokerep, Umbulharjo. Korban asal Kepuharjo (828 rumah rusak) ditempatkan di Gondang, Wukirsari. Kemudian korban asal Wukirsari (381 rumah rusak) di Bulaksalak dan Gondang, Wukirsari. Lalu korban asal beberapa dusun di Argomulyo (261 rumah rusak) akan menempati huntara di Dusun Kuwang, Argomulyo. Dan, korban dari Desa Sindumartani (25 rumah rusak) menempati huntara di Dusun Ketingan.
(rdf/rdf)











































