Kemenag Kaji Posisi Garuda Indonesia Sebagai Maskapai Haji

Kemenag Kaji Posisi Garuda Indonesia Sebagai Maskapai Haji

- detikNews
Selasa, 30 Nov 2010 22:20 WIB
Medan - Kementerian Agama (Kemenag) RI akan mengkaji ulang Garuda Indonesia sebagai maskapai yang melayani pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Indonesia. Jika pelayanan kian buruk, Kemenag akan mempertimbangkan keterlibatan maskapai penerbangan lain dalam keberangkatan dan pemulangan jamaah di musim haji mendatang.

Hal ini ditegaskan Menteri Agama, Suryadharma Ali, sesaat sebelum membuka acara silaturahim dan pemantapan konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Hotel Polonia Jl Sudirman, Medan, Selasa (30/11/2010).

Menurut Suryadhama Ali, pelayanan Garuda Indonesia pada musim haji tahun ini dinilai buruk dan mengecewakan. Hampir sebagian besar proses pemulangan jamaah haji mengalami keterlambatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya saja terlambat sembilan jam. Kemudian Sekjen saya dua puluh sembilan jam. Ada juga yang lain sampai dua puluh empat jam. Kondisi seperti ini merugikan jamaah haji," kata Suryadharma Ali.

Jika Garuda Indonesia tidak memperbaiki pelayanan, kata dia, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan menjajaki maskapai lain yang dianggap mampu melayani pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji Indonesia. Baik dari sisi ketersediaan pesawat, kesiapan manajemen maupun kordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi.

"Kita tidak bisa serta merta menghentikan kerjasama dengan Garuda Indonesia, namun harus melakukan kajian terlebih dahulu terkait masalah yang dihadapi Garuda sendiri," tambah Suryadharma Ali.

Selama ini, keberangkatan dan pemulangan jamaah haji Indonesia ditangani oleh Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines.

(rul/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini