"Sultan masih jadi bagian tetap Golkar. Kita akan memperjuangkan kepentingan
anggota Golkar, siapa pun mereka. Jabatannya menjadi perjuangan kita," kata
ketua Fraksi Partai Golkar, Setya Novanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/11/2010).
Menurut dia, sultan masih memiliki kontribusi besar bagi Golkar. Begitu pun
sebaliknya, partai beringin akan memperjuangkan kepentingan Sultan ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
jauh," lanjutnya.
Soal polemik pemilihan gubernur, Golkar mendukung sistem penetapan sultan yang otomatis menjadi gubernur. Menurut Setya, sistem yang saat ini berjalan sudah cukup baik. Tidak perlu ada perubahan, meski diakui perlu ada aturan soal keistimewaan Yogyakarta tersebut.
"Kita tunggu saja nanti kalau sudah di DPR. Sekarang kan masih di pemerintah," tutupnya.
Sebelumnya, Wasekjen PKS Mahfudz Siddik menilai Sultan masih layak ditetapkan sebagai gubernur secara otomatis. Namun, dia harus berdiri di atas semua golongan. Tidak boleh terikat pada partai politik tertentu guna menjaga sistem demokrasi masyarakat Yogyakarta.
(mad/gun)










































