Pesawat bertujuan Hong Kong itu dialihkan ke Kota Karaganda, Kazakhstan setelah sekitar enam jam lepas landas dari Amsterdam, Belanda. Demikin pernyataan Cathay seperti dilansir Straits Times, Selasa (30/11/2010).
Pendaratan darurat tersebut berlangsung lancar. Tak ada yang terluka dalam insiden ini. Namun kejadian itu sempat menimbulkan kepanikan para penumpang pesawat.
"Kami terbangun tiba-tiba dengan masker-masker oksigen turun," kata seorang penumpang, Henk Stijweg pada media South China Morning Post.
"Situasinya sedikit panik dan orang-orang jelas cemas, namun tak ada teriakan atau jeritan. Semua orang tetap tenang dalam keadaan tersebut," kata pria berumur 64 tahun itu.
Cathay menyatakan pihaknya tengah menyelidiki insiden tersebut. Pesawat pengganti telah bertolak menuju Hong Kong untuk menerbangkan seluruh penumpang.
Pesawat tersebut mengangkut 306 penumpang dan 20 kru.
(ita/nrl)











































