"Katanya ada pemeriksaan tambahan karena salah ketik katanya," ujar Yusril kepada wartawan di Gedung Bundar Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2010).
Yusril tiba di Gedung Bundar pukul 10.15 WIB dengan didampingi kuasa hukumnya, Maqdir Ismail. Kepada wartawan, Yusril mengaku tak habis pikir dengan penanganan kasus Sisminbakum yang terkesan maju mundur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yusril mengaku tak mengetahui agenda pemeriksaan dirinya kali ini. Dia menambahkan, dirinya juga membawa dokumen baru terkait kasus ini.
"Ada dokumen-dokumen baru," ucapnya.
Yusril juga mengkritik pernyataan Jampidsus Amari yang menyatakan sempat salah menyebut jadwal pemeriksaan Yusril. Dia menyebutnya salah baca.
"Dulu salah ketik kemarin salah baca. Surat panggilannya kepada saya hari ini, tapi diumumin sama pak Amari kemarin. Jadi sudah salah ketik, salah baca lagi," keluh Yusril.
(nvc/gun)










































