Gara-gara Kalong, Listrik Padam di Pekanbaru

Gara-gara Kalong, Listrik Padam di Pekanbaru

- detikNews
Selasa, 30 Nov 2010 10:39 WIB
Jakarta - Pemadaman listrik secara mendadak di Riau bukan hal yang aneh lagi. Kali ini listrik padam lebih dari 3 jam di Pekanbaru. Alasan PLN Riau, ada gangguan binatang kalong.

Pemadaman listrik ini terjadi di seluruh Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Pemadaman terjadi pada Senin (29/11/2011) pukul 21.00 WIB. Listrik  di kawasan Panam yang padat penduduk baru menyala pada Selasa(30/11/2010) pukul 00.30 WIB.

"Lebih dari tiga jam listrik di tempat kami mati. Tapi ya namanya aja PLN, suka suka hatinya saja kapan mau memadamkan kapan mau menghidupkan. kita sudah muak liat PLN Riau ini," kata Ormansyah seorang warga Panam dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (30/11/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemadaman listrik di malam hari ini juga membuat jengkel para pengusaha warnet. Hendra Irwan pemilik warnet di Jl Subrantas misalnya, yang biasanya baru tutup pukul 00.00 WIB. Karena listrik padam, pukul 21.00 WIB, terpaksa tutup lebih cepat.

"Kita heran, tidak siang tidak malam, listrik di Pekanbaru ini masih saja mati hidup. Padahal janjinya PLN Riau mengatakan tidak ada pemadaman bergilir lagi. Faktanya, sampai sekarang masih ada pemadaman," keluh Irwan.

Pemadaman listrik di wilayah Riau memang sudah 10 tahun terakhir tidak bisa teratasi dengan baik. Tercatat puluhan ribu calon pelanggan yang masuk dalam daftar antre.

"Itu baru tahap daftar antre. Faktanya ratusan ribu masyarakat di Riau belum menikmati listrik. Jangankan untuk menyambung pasangan yang baru, menghilangkan pemadaman bergilir saja PLN Riau tidak mampu," ujar Wakil Direktur LSM Ruang Publik, Yusril Rompak kepada detikcom.

Humas PLN Wilayah Riau-Kepri, Delvis Bustami kepada detikcom tidak  membantah adanya pemadaman lebih dari tiga jam tersebut. Menurutnya pemadaman terjadi akibat ada gangguan binatang kalong.

"Pemadaman yang terjadi tadi malam, akibat ada gangguan binatang kalong. Kalong itu menempel pada isolator di jaringan listrik tegangan menengah," ungkap Delvis.

(cha/gun)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads