"Kita kembangkan apakah ini motif perampokan atau motif lainnya seperti balas dendam," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Budi Irawan kepada detikcom, Selasa (30/11/2010).
Menurut Budi, pihaknya sudah meminta keterangan dari istri Edwin. Namun polisi belum mendapat keterangan banyak karena istri Edwin masih syok atas tewasnya sang suami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga masih mencari petunjuk dari hasil otopsi jenazah Edwin di RS Fatmawati. "Kita masih berusaha semaksimal mungkin. "Kita berharap pelaku cepat tertangkap," kata Budi.
Edwin, yang biasa disapa Wiwin ditemukan tewas di kolong Tol TB Simatupang pada Senin 29 November pagi kemarin. Dia ditemukan dengan pisau tertancap di perut.
Warga sekitar menduga jika si pembunuh adalah kenalan atau orang dekat Edwin. Menurut teman Edwin, Yusuf, pembunuh Edwin tahu saat itu korbannya tengah membawa uang banyak untuk berbelanja pakaian. Tentunya tidak semua orang tahu kebiasaan Edwin ini.
"Kemarin itu kata keluarga dia mau belanja. Bawa uang banyak," kata Yusuf kemarin.
(nik/fay)











































