Seperti dilansir AFP, Selasa (30/11/2010), seorang pejabat AS mengatakan, serangan ini merupakan yang terbaru dari serangkaian serangan serupa yang dilakukan terhadap pasukan NATO.
Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) mengatakan pria bersenjata itu pun akhirnya juga tewas, tapi tidak disebut secara rinci penyebab tewasnya pria itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pejabat pertahanan AS mengakui korban tewas semuanya adalah tentara Amerika tapi dia tidak menyebut identitas mereka.
Selama ini, AS mengirimkan tentaranya di Afghanistan timur, salah satu kawasan yang selama ini dikuasai oleh para milisi Taliban sembilan tahun terakhir.
Tahun ini saja, 688 pasukan koalisi tewas di daerah ini. Angka ini adalah yang tertinggi sejak invasi yang dipimpin oleh AS pada akhir 2001. Tahun 2009 lalu, sedikitnya 521 tentara NATO tewas di Afghanistan.
(anw/mei)











































