"Dr majid Syariari tewas dan istrinya terluka. Juga Dr Feredoon Abbasi dan istrinya terluka," kata situs jaringan televisi Iran seperti dilansir detikcom dari Reuters, Selasa (30/11/2010).
Menurut kantor berita resmi IRNA, Shahriari adalah anggota Departemen Teknik Nuklir Shahid Beheshti University di Teheran utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita Fars mengatakan para ilmuwan itu ditargetkan di dua lokasi yang berbeda. Di mana seorang laki-laki yang menggunakan motor mendekati kendaraan korban lalu melekatkan bom pada mobil mereka.
(mei/anw)











































