"UGM sudah dipenuhi pengungsi. Jumlahnya kira-kira ratusan," kata salah satu warga, Arif kepada detikcom, Jumat (29/11/2010).
Arif mengatakan, pengungsi sudah mulai berdatangan sejak pukul 20.00 WIB. Hingga kini, para pengungsi yang kebanyakan merupakan warga Terban, belum mendapat bantuan makanan.
Β
Banjir lahar yang terjadi di Kali Code yang membelah kota Yogyakarta terus meluap. Tidak hanya warga Kampung Terban, Warga yang berada di bantaran kali pun mulai mengungsikan diri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kholis mengatakan, hingga pukul 21.00 WIB, kondisi air sangat deras. Meski luapan air Kali Code sudah belum memasuki pemukiman warga, namn warga cemas sehingga bersiap-siap untuk mengungsi.
Misalnya saja di Perumahan Sorosutan Indah dan Perumahan Green House Kecamatan Umbulharjo Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
"Sebagian warga yang rumahnya dua lantai sudah menyelamatkan barang-barangnya ke lantai dua," katanya.
Banjir yang terjadi sejak pukul 17.00 WIB tersebut belum surut. Luapan air di Kali Code bahkan sudah menyentuh tepian sungai. Air coklat bercampur lumpur itu terus menerjang kali.
Sementara itu, sejumlah tim SAR tampak bersiaga di perumahan warga yang terletak di bantaran kali. Tim SAR mulai memberi peringatan terhadap warga untuk bersiap mengungsikan diri.
Di kawasan Ledok Code dan Ledok Tukangan air sudah membanjiri rumah warga. Bahkan ada sebagian tanggul di dekat lokasi yang jebol.
"Tadi informasi dari tim SAR, daerah sana tanggulnya ada yang jebol sehingga luber ke rumah warga," tutup Kholis.
(mei/anw)










































