Namun setelah kepolisian bersama RT setempat mendata warga, tidak ditemukan indikasi
keterlibatan warga sekitar terkait hilangnya Ijan, sapaan akrab Erza. Ijan tinggal di Jl Goseng Raya, Gg Haji Noim, RT 4 RW 1, Kelurahan Baru Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
"Berdasarkan data pihak RT tidak ada warga pendatang atau penduduk tetap yang meninggalkan rumahnya secara mendadak," kata Kapolsek Pasar Rebo Kompol L Sutardi, saat dihubungi wartawan, Senin (29/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
3 saksi tambahan tersebut adalah ayahanda Ijan, Andjar Gifari (26), nenek Ijan, Siti Rokayah (58), dan salah seorang warga yang sempat melihat Ijan, Aziz (16).
Ijan diduga diculik seorang laki-laki tidak dikenal saat ditinggal sang nenek mengangkat jemuran. Saksi mata menyebutkan laki-laki tersebut mengenakan celana pendek, sendal jepit dan kaos berkerah.
Laki-laki itu, masih kata saksi, membawa Ijan kabur dengan menggunakan angkutan umum
KWK 09 jurusan Kali Sari-Cililitan menuji Jl Raya Bogor.
Menurut penuturan keluarga, Ijan dikenal mudah akrab dengan orang yang baru dikenalnya. Ijan memiliki tanda lahir di jari tengah kanannya dan takut dengan balon.
(ahy/ken)











































