"Nggak ada itu. Saya sudah tanyakan sama Pak Ical, tidak ada (teguran) itu," kata Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/11/2010).
Menurut Priyo, Denny adalah salah satu sahabatnya. Sehingga, jika terjadi gesekan bisa diselesaikan dengan baik, tanpa ada teguran macam-macam.
Namun, dengan tegas Priyo mengatakan, Golkar masih kecewa dengan sikap Satgas yang kerap menghubungkan kasus Gayus Tambunan ke Bali dan Ical. Menurut dia, kasus ini sudah dipolitisasi dan mulai serius.
Bahkan, dia merasa Golkar seperti digebuk dengan isu tersebut. "Sebetulnya Satgas Antimafia itu alat negara, pemerintah atau siapa?" Tanya Priyo.
"Pak Ical itu ketua umum kami. Ada gerbong besar yang dibawanya. Sehingga cukup mengganggu," sambungnya.
Meski demikian, Golkar belum berencana untuk keluar dari koalisi terkait kasus ini. Bagi Priyo, partai Beringin masih punya harapan bersama koalisi untuk membangun bangsa.
"Kami tidak pernah mengancam keluar koalisi. Kecuali yang nabuh genderang itu dari pihak lain," tutupnya.
(mad/lrn)











































