Wakil Ketua BK Nudirman Munir menolak jika kunjungan itu tak ada manfaatnya. Menurut dia, ada produk dalam tata tertib di DPR yang akan diwariskan bagi anggota BK mendatang. Sebagian materi merupakan hasil revisi atas pertimbangan kunjungan ke Yunani.
"Kita sedang membahas tata tertib kode etik dan tata beracaranya. Finishing touch-nya akan segera diserahkan," kata Nudirman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (29/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang kita ubah adalah mengurangi peran fraksi. Jadi kalau misalkan tiga kali tidak datang, akan diberhentikan. BK yang menangani langsung, tak perlu koordinasi dengan fraksi," jelasnya.
Selain itu, Nudirman juga mengklaim telah mendapat 'ilmu' cara menangani anggota yang tidak sopan di persidangan. Jika dulu, anggota yang mengeluarkan cacian harus diadukan dulu, kini BK bisa memprosesnya langsung.
"Itu berlaku di semua sidang. Sidang komisi, pansus, dan lainnya," tegas Nudirman.
Bagi pria bertubuh tambun ini, masih banyak hal yang bisa disadur dari aturan tata tertib Yunani. Dia berharap, itu bisa dimanfaatkan oleh kepengurusan BK berikutnya.
"BK harus jalan terus. BK sangat diharapkan masyarakat untuk bertindak," pesannya.
(mad/lrn)











































