Jamaah kloter 51 SOC meninggalkan Makkah untuk menuju Madinah pada pukul 13.05 waktu Arab Saudi, Sabtu (27/11/2010). Lewat perjalanan darat, kloter yang terdiri dari 9 rombongan itu tiba di Madinah secara bergelombang dari pukul 19.30 dan 20.30.
Menurut Ketua Kloter 51 SOC M Nadief, saat jamaah tiba belum semua kamar siap. Pihak majmuah (konsorsium pengusaha hotel) beralasan kamar masih dibersihkan sehingga dari 9 rombongan baru 4 rombongan yang bisa langsung masuk kamarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru subuh tadi mendapatkan kamar. Tapi Alhamdulillah jamaah yang tidak mendapatkan kamar bisa memahami dan bisa bergabung dengan jamaah lainnya untuk sementara," jelas Nadief di Hotel Draul Hiyam Madinah, Minggu (28/11/2010).
Akhirnya 51 jamaah tersebut dipencar-pencar diinapkan di hotel 5 rombongan lainnya. "Jadi kapasitasnya seharusnya setiap rombongan 42 orang, harus kita tambah 10 orang," jelas Nadief.
Sebelumnya jamaah dari kloter 48 SOC juga harus ikhlas terlambat menempati kamar hotelnya. Mereka harus menunggu 4 jam sebelum akhirnya ditempatkan di hotel transit. Jamaah yang tiba di Terminal Hijrah Madinah pukul 03.35, Jumat(26/11/2010) itu baru bisa menempati kamarnya setelah salat Jumat.
Kepala Daerah Kerja Madinah Subakin Abduk Muthalib menyatakan keterlambatan jamaah masuk kamar tersebut karena Madinah sangat padat. Ia memprediksi dalam minggu pertama kedatangan jamaah, keterlambatan tersebut kemungkinan masih akan terjadi.
"Minggu pertama ini Madinah masih peak season, jadi peluang jamaah terlambat masuk hotelnya masih ada. Tapi kita upayakan semua jamaah bisa masuk di wilayah markaziah," kata Subakin.
Subakin menyatakan, pihaknya sudah memberikan peringatan kepada majmuah agar mematuhi kontrak yang sudah ditandatangani untuk menempatkan jamaah haji Indonesia tepat waktu dan di wilayah markaziah yakni kurang dari 500 meter dari Masjid Nabawi.
(iy/did)











































