"Seluruh marinir akan menuntut balas berapa pun harganya. Kami akan menyimpan kemarahan dan kesedihan ini dalam otak kami," ujar Komandan Marinir Korea Selatan, Letnan Jenderal Yoo Nak Joon seperti ditulis Reuters, Sabtu (27/11/2010).
Yoo mengatakan hal itu di depan mobil jenazah dua prajurit yang diselimuti salju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan mengisi pikiran kami dengan dendam serta kebencian dalam tulang kami. kami akan membawa dendam ini ke Korea Utara," tegas Yoo.
Di tempat terpisah, 1.000 veteran Marinir Korsel melakukan aksi unjuk rasa. Mereka pun ingin membalaskan dendam pada Korea Utara.
"Ini saatnya beraksi. Saat balas dendam. Mari hancurkan Istana Presiden di Pyongyang," teriak para veteran tersebut.
Dalam aksi itu, para pengunjuk rasa juga membakar foto pemimpin Korea Utara Kim Jong-il, dan penerusnya Kim Jung-un.
(rdf/ndr)











































