Hujan Deras Guyur Bogor, Banjir dan Macet Tak Terhindarkan

Hujan Deras Guyur Bogor, Banjir dan Macet Tak Terhindarkan

- detikNews
Sabtu, 27 Nov 2010 14:04 WIB
Hujan Deras Guyur Bogor, Banjir dan Macet Tak Terhindarkan
Jakarta - Hujan deras disertai angin sangat kencang melanda Kota Bogor. Kemacetan terjadi di mana-mana. Banjir pun terjadi di beberapa tempat.

Hujan mulai terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, Sabtu (27/11/2010). Hingga pukul 13.20 WIB, hujan deras mulai mereda dan hanya tersisa hujan gerimis. Namun, langit masih bergelayut mendung.

Guyuran hujan membuat genangan air terjadi di sejumlah tempat. Genangan air yang sangat parah terjadi di pertigaan Jalan Baru (Soleh Iskandar) dan Jalanย  KH.R. Abdullah Bin Muhammad Nuh yang mengarah ke Perumahan Taman Yasmin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Genangan air yang berasal dari drainase yang mampet itu cukup panjang dan terjadi di dua ruas jalan. Genangan air ini memanjang di Jalan KH.R. Abdullah Bin Muhammad Nuh dari pertigaan Jalan Baru hingga depan gerbang Perumahan Taman Yasmin.

Kedalaman genangan air sekitar 30 cm, sehingga membuat kendaraan berjalan pelan. Akibatnya kemacetan lalu lintas di kedua arah tak terhindarkan.

Genangan air juga terjadi di sepanjang Jalan Baru, Jalan Sumeru, dan kawasan Pasar Anyar. Aliran air yang cukup deras semakin mengikis jalan aspal. Kerikil-kerikil ikut terbawa arus.

Sementara itu kemacetan parah terjadi di pertigaan Jalan Baru dan KH.R. Abdullah Bin Muhammad Nuh. Kendaraan dari arah Parung antre panjang. Demikian juga kendaraan yang berasal dari arah Jambu Dua.

Penyebab kemacetan, selain hujan deras adalah karena makin sempitnya ruas jalan yang mengarah ke Jambu Dua, akibat banyaknya gulungan kabel di bahu jalan sebelah kiri. Kemacetan semakin parah, karena lampu traffic light padam.

Banyak pengendara yang terjebak kemacetan di titik ini. Namun, sekitar pukul 12.40 WIB, kemacetan sedikit terurai setelah beberapa polisi lalu lintas datang dan mengatur lalu lintas di pertigaan jalan yang sangat padat kendaraan itu.


(asy/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads