Wapres: Harusnya Perusahaan yang Dapat Emas Puluhan

Malam Anugerah Lingkungan

Wapres: Harusnya Perusahaan yang Dapat Emas Puluhan

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2010 22:08 WIB
Wapres: Harusnya Perusahaan yang Dapat Emas Puluhan
Jakarta - Wakil Presiden Boediono mengatakan, perusahaan yang memperoleh kategori emas untuk tata kelola lingkungan seharusnya lebih banyak. Warna emas adalah kategori tertinggi bagi penghargaan lingkungan hidup.

"2 Saja untuk emas saya kira tidak cukup. Harusnya puluhan," kata Boediono dalam sambutannya pada Malam Anugerah Lingkungan Proper 2010 Kementerian Lingkugan Hidup di Balai Soedirman, Jl Sahardjo, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2010).

Dari 690 perusahaan yang diseleksi untuk penghargaan tata kelola lingkungan tahun 2009-2010, memang hanya 2 yang memperoleh emas. Emas berarti perusahaan tersebut telah konsisten menunjukkan keunggulannya dalam tata lingkungan, bisnis beretika, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

435 Perusahaan dinilai biru, 54 perusahan memperoleh rapor hijau, dan 200 perusahaan berkategori merah dan hitam. Dua kategori terakhir ini berlaku bagi perusahaan yang sengaja mencemari dan merusak lingkungan hidup.

"Yang hijau tadi banyak, tapi kalau dibanding jumlah perusahaan di Indonesia, kita harapkan mampu melipatgandakan dari jumlah tadi," kata Boediono.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini melanjutkan, perusahaan yang berkategori merah menjadi tanggungan semua pihak untuk memperbaikinya. Ia yakin, ke depan kualitas perusahaan-perusahaan itu dari segi pengelolaan lingkungan hidup akan dapat ditingkatkan.

"Menjadi upaya kita untuk mendorong standar pengelolaan aspek lingkungan hidup. Saya harap ini didorong semua pihak. Tadi saya dibisiki Pak Manteri (Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta), perbankan mulai dukung," sambung Boediono.

Ditinjau secara global, menurutnya, Indonesia makin dituntut untuk memenuh syarat yang makin tinggi pula, termasuk dalam pengelolaan lingkungan hidup. Karena itu tidak ada waktu lagi untuk mengeluhkan sesuatu yang barangkali 10-15 tahu lalu, tuntutan itu tidak ada.

"Mari kita tingkatkan kualitas usaha kita di tanah air," tutup Boediono.
(irw/lrn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads