"2 Saja untuk emas saya kira tidak cukup. Harusnya puluhan," kata Boediono dalam sambutannya pada Malam Anugerah Lingkungan Proper 2010 Kementerian Lingkugan Hidup di Balai Soedirman, Jl Sahardjo, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2010).
Dari 690 perusahaan yang diseleksi untuk penghargaan tata kelola lingkungan tahun 2009-2010, memang hanya 2 yang memperoleh emas. Emas berarti perusahaan tersebut telah konsisten menunjukkan keunggulannya dalam tata lingkungan, bisnis beretika, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang hijau tadi banyak, tapi kalau dibanding jumlah perusahaan di Indonesia, kita harapkan mampu melipatgandakan dari jumlah tadi," kata Boediono.
Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini melanjutkan, perusahaan yang berkategori merah menjadi tanggungan semua pihak untuk memperbaikinya. Ia yakin, ke depan kualitas perusahaan-perusahaan itu dari segi pengelolaan lingkungan hidup akan dapat ditingkatkan.
"Menjadi upaya kita untuk mendorong standar pengelolaan aspek lingkungan hidup. Saya harap ini didorong semua pihak. Tadi saya dibisiki Pak Manteri (Menteri Lingkungan Hidup, Gusti Muhammad Hatta), perbankan mulai dukung," sambung Boediono.
Ditinjau secara global, menurutnya, Indonesia makin dituntut untuk memenuh syarat yang makin tinggi pula, termasuk dalam pengelolaan lingkungan hidup. Karena itu tidak ada waktu lagi untuk mengeluhkan sesuatu yang barangkali 10-15 tahu lalu, tuntutan itu tidak ada.
"Mari kita tingkatkan kualitas usaha kita di tanah air," tutup Boediono.
(irw/lrn)











































