Polisi Bantah Kasus Ganja Mahasiswa UBK Farel Direkayasa

Polisi Bantah Kasus Ganja Mahasiswa UBK Farel Direkayasa

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2010 16:41 WIB
Jakarta - Aparat Satuan Narkoba Polres Jakarta Pusat menegaskan tidak ada proses rekayasa dalam penangkapan mahasiswa UBK Farel Restu. Farel yang pernah tertembak saat demo setahun SBY ini, ditangkap saat Operasi Pekat Jaya Polres Jakarta Pusat di Jalan Cik Ditiro, Menteng.
Β 
"Tidak ada rekayasa. Saat itu kita lakukan Operasi Pekat Jaya," ujat Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat Kompol Apollo Sibambela saat dihubungi wartawan, Jumat (26/11/2010).

Apollo mengatakan, polisi bahkan tidak mengetahui bahwa orang yang ditangkap adalah adalah Farel Restu, mahasiswa UBK yang pernah tertembak saat aksi demonstrasi setahun pemerintahan SBY. Farel baru teridentifikasi di kantor polisi.

"Waktu operasi, anggota tidak ada yang tahu kalau itu Farel. Setelah dibawa ke kantor, kita baru tahu kalau dia itu yang pernah ikut demo," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apollo melanjutkan, saat Operasi Pekat Jaya pada Kamis (25/11) kemarin pukul 16.30 WIB. Polres Jakarta Pusat mengerahkan 35 anggota polisinya yang terdiri dari Sat Reskrim dan Sat Narkoba.

"Untuk Sat Narkoba diturunan 3 orang. Polisi juga tidak hanya menghentikan Kopaja yang ditumpangi Farel tapi semua bus lain yang melintas," kata Apollo.

Semua penumpang, lanjut Apollo, juga tidak luput dari pemeriksaan. "Semua kita periksa, tidak ada yang tidak kita periksa," jelasnya.

Farel Restu, mahasiswa UBK yang menjadi korban luka tembak dalam demonstrasi setahun pemerintahan SBY,Β  tertangkap membawa 1,72 gram ganja dalam operasi Pekat Jaya Polres Jakarta Pusat. Farel ditangkap saat Polres Jakarta Pusat menggelar operasi Pekat Jaya di Jl Teuku Cik Ditiro, Jakarta Pusat, pada Kamis (25/11) kemarin pukul 16.30 WIB. Saat itu dilakukan razia di bus Kopaja 502 Kampung Melayu-Tanah Abang.


(fiq/fay)


Berita Terkait