"Kalau ibu itu sudah punya dua anak atau lebih dari dua, diaΒ kita motivasi untuk KB, kan orang kalau habis melahirkan biasanya mau untuk ber-KB," kata Sugiri saat berbincang dengan detikcom, Jumat (26/11/2010).
Sugiri mengatakan, program KB gratis itu sudah termasuk dalam program persalinan gratis tersebut. Setelah melahirkan, ibu dapat memilih program KB yang ingin diikuti. Namun pihaknya merekomendasikanΒ yang paling efektif adalah vasektomi atau tubektomi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugiri mengakui, program persalinan gratis itu memang bisa saja menyebabkan baby boom bila tidak disertai dengan ajakan program KB. "Itu kan sudah termasuk, jadi ya programnya saya pikir selaras dengan KB," kata Sugiri.
Lalu berapa anggaran untuk program persalinan gratis ini? "Wah itu ada di Kementerian Kesehatan, saya juga tidak hafal. Coba tanya ke Kementerian Kesehatan saja," kata Sugiri.
Sebelumnya, Dirjen Pembinaan Pelayanan Medis Kementerian Kesehatan Supriyantoro mengatakan, pemerintah akan memberlakukan program penjaminan biaya persalinan bagi masyarakat pada 2011 mendatang.
Program ini diberlakukan dalam rangka mengurangi angka kematian bayi yang dilahirkan. Karena angka kematian sangat tinggi. Angka kematian di atas 200, tepatnya 228/100 ribu kelahiran hidup. Targetnya adalah 118, jadi masih ada sekitar 110 yang harus diturunkan.
Program ini berlaku bagi setiap kalangan dan tidak terbatas kelas sosial. Syaratnya, mereka harus melahirkan di rumah sakit kelas 3, atau di Puskesmas, atau ditolong oleh bidan Puskesmas. Mulai tahun 2012, hanya hingga anak kedua saja yang akan digratiskan persalinannya. (ken/nrl)











































