Penangkapan buaya itu dilakukan seorang warga, Saleh Kabalmay dengan menggunakan jaring ikan. Selama ini keberadaan buaya tersebut sangat meresahkan warga setempat.
"Sangat sulit menangkap buaya ini. Bahkan kami butuh waktu seminggu baru bisa kami tangkap. Buayanya sempat berontak dan hampir memutuskan jaring," tutur Kabamay.
Saat ini, reptil ganas itu diamankan pihak Polres Tual di kantor Mapolres Tual, Maluku Tenggara.
Untuk menahan gerakan buaya, Saleh mengikat kaki dan mulut buaya dengan tali nilon. Para nelayan Tual mengaku lega karena bisa kembali melaut tanpa khawatir terhadap serangan buaya.
Aksi ini menjadi tontonan menarik dan masyarakat sekitar pun mengabadikannya lewat jepretan kamera maupun handicamp.
(djo/djo)











































