Bambang Widjojanto Simpan Harapan untuk Busyro Muqoddas

Bambang Widjojanto Simpan Harapan untuk Busyro Muqoddas

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2010 14:03 WIB
Jakarta - Bambang Widjojanto gagal jadi pimpinan KPK. Dia dikalahkan Busyro Muqoddas dalam voting yang digelar di Komisi III DPR. Bambang tidak patah arang, dia tetap menikmati proses pemilihan.

"Saya enjoy, proses seperti ini kan baru pertama kali untuk saya. Proses pemilihannya bagus, juga fit and profer test-nya," jelas Bambang saat dihubungi detikcom, Jumat (26/11/2010).

Bambang mengaku sudah melakukan yang terbaik. Namun ketika DPR memilih Busyro itu urusan lain. "Soal pilihan mereka cukup hati-hati memilih," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bambang tetap memberikan dukungan kepada Busyro Muqoddas. Dia yakin Busyro bisa membawa KPK menjadi garda depan untuk pemberantasan korupsi.

"Kita harus optimis," urainya.

Bambang yang menolak tawaran Presiden SBY untuk menjadi Ketua Komisi Kejaksaan ini menegaskan, kini saatnya publik memberikan dukungan kepada Busyro yang terpilih menjadi Ketua KPK.

"Agenda utamanya bagaimana Mas Busyro bisa melakukan kerjanya," tutupnya.

Sebelumnya diketahui setelah melalui serangkaian proses yang cukup panjang, akhirnya Busyro Muqoddas terpilih menjadi pimpinan KPK, menggantikan Antasari Azhar. Busyro mengalahkan pesaingnya, Bambang Widjojanto melalui voting.

Voting ini diambil oleh 55 anggota Komisi III DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (25/11). Busyro mendapat suara sebanyak 34, sedangkan Bambang hanya 20 suara. Ada 1 orang yang abstain dalam voting ini.

Sebelumnya, Komisi III DPR telah menetapkan masa jabatan pimpinan KPK pengganti Antasari Azhar yakni hanya 1 tahun. Artinya Busyro Muqoddas akan menjabat sebagai pimpinan KPK hingga Desember 2011 mendatang.

(ndr/fay)


Berita Terkait