Basrief Dinilai Tak Akan Bawa Banyak Perubahan di Kejagung

Basrief Dinilai Tak Akan Bawa Banyak Perubahan di Kejagung

- detikNews
Jumat, 26 Nov 2010 09:12 WIB
Basrief Dinilai Tak Akan Bawa Banyak Perubahan di Kejagung
Jakarta - Presiden SBY telah memilih Basrief Arief sebagai Jaksa Agung. Namun, kalangan aktivis antikorupsi menilai Basrief yang merupakan kalangan internal Kejaksaan, tidak akan membawa banyak perubahan di Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Tidak akan banyak perubahan. Masih status quo," ujar Sekjen Transparency International Indonesia (TII), Teten Masduki kepada detikcom, Kamis (25/11/2010) malam.

Teten menjelaskan sebenarnya SBY bisa menggunakan momentum pergantian Jaksa Agung ini sebagai langkah untuk benar-benar membenahi Kejaksaan. SBY harusnya memilih orang dari luar Kejaksaan yang bersih dan dapat membersihkan Kejaksaan yang saat ini tengah mendapat banyak sorotan negatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadinya kita berharap itu. Tapi sekarang harapan itu sudah lenyap," jelas Teten.

Teten menambahkan, prestasi Basrief menangkap koruptor pun tidak istimewa. "Biasa saja," tutup Teten.

Basrief Arief sempat menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung di era Abdul Rahman Saleh. Pria kelahiran Tanjung Enim, 23 Januari 1947 itu pernah menjadi Ketua Tim Pemburu Koruptor yang dibentuk oleh Kementerian Politik Hukum dan Keamanan.

Di era kepemimpinan Basrief, Tim Pemburu Koruptor ini berhasil menangkap bekas Direktur Bank Sertivia, David Nusa Wijaya yang merupakan terpidana kasus korupsi dana BLBI senilai Rp 1,3 triliun. Basrief digantikan oleh Mochtar Arifin pada 2007 karena telah memasuki masa pensiun.
(rdf/nvc)


Berita Terkait