Ya, kota di Jepang begitu tenang, bahkan di daerah seramai Shinjuku dan Harajuku sekalipun yang terletak di jantung kota Tokyo. Meskipun banyak mobil lalu-lalang melintasi jalan, namun tak sedikit pun terdengar suara hingar-bingar yang ditimbulkan.
Tokyo begitu memanjakan para pejalan kaki dan pengendara sepeda. Tak heran jika warga sekitar lebih memilih untuk berjalan kaki maupun bersepeda ketimbang berkendara dengan mobil untuk sekadar pergi ke kantor, sekolah, maupun berjalan-jalan di pusat kota. Meskipun iklim di Jepang saat ini sudah masuk awal musim dingin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami warga Jepang memang tak suka akan kebisingan. Itu sebabnya kalian tak akan mendengar suara klakson mobil di jalan," cerita Imamoto, salah satu warga Jepang yang ditemui detikcom, di Nagano, Jepang, Jumat (26/11/2010).
Suasana tenang, nyaman, dan damai bagi warga, nampaknya memang jadi perhatian utama pemerintah Jepang. Di seluruh wilayah pemukiman yang berhadapan dengan jalan tol, misalnya, hampir sepanjang jalan akan ditamengi dengan peredam suara berukuran besar.
"Bandar udara Narita di Jepang juga cuma beroperasi sampai jam lima sore karena berdekatan dengan pemukiman penduduk. Itu ada perjanjiannya dengan pemerintah agar waktu istirahat warga tidak terganggu dengan suara bising pesawat," ungkap Johannes, warga Indonesia yang lama bekerja di salah satu perusahaan elektronik Jepang.
Andaikan di Indonesia bisa seperti ini.
(rou/rdf)











































