"Tanggapan untuk majikannya, dia bilang pokoknya minta majikan harus dihukum berat," kata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menneg PP dan PA) Linda Agum Gumelar di Kantor Misi Haji Indonesia, Madinah, Kamis (25/11/2010).
Majikan Sumiati, janda dari Khalid Saleh Muhammad Alhamimi sudah ditahan. Perempuan itu sudah mengakui melakukan tindakan keji terhadap Sumiati. Anak laki-laki Khalid juga sudah dimintai keterangan oleh polisi Madinah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengacara juga diingatkan agar terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Konjen RI di Jeddah. Pengacara Sumiati yang merupakan warga Arab Saudi sudah
sependapat kekejaman yang dialami TKW tersebut sudah berada di luar batas kemanusiaan.
Linda menegaskan pihaknya sudah memegang bukti-bukti kuat penganiayaan terhadap Sumiati. Bukti-bukti tersebut antara lain berupa visum atas luka-luka di sekujur tubuh Sumiati. Mengenai penyebab penganiayaan, Linda sudah mengetahuinya tapi memilih merahasiakannya sementara.
Kepada Sumiati, Linda berpesan agar memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya dan tidak berubah-ubah.
"Kita sudah tahu semua. Tapi kita harus jaga emosinya agar tetap stabil. Yang penting saya sampaikan Sumiati harus tetap kalau pertama bilang seperti itu jangan berubah-berubah karena bisa menyulitkan di pengadilan," kata Linda.
Rombongan Linda tiba di Jeddah pukul 03.00 waktu Arab Saudi dan langsung menuju Madinah. Setelah melakukan pertemuan dengan pengacara, Linda didampingi Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur, Konjen RI di Jeddah Zakari Anshar menjenguk Sumiati yang masih dirawat di RS King Fahad Madinah. Linda khusus membawakan lapis legit dan mangga untuk Sumiati. Perempuan asal Dompu, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu sangat gembira dikunjungi menteri.
"Kondisinya saat ini jauh lebih baik. Dia sudah bisa bicara, banyak cerita, ikut makan, kami bawa lapis legit, tadi dimakan, makan mangga juga," kata Linda.
Saat menengok Sumiati, Linda juga sempat menghubungi orang tua TKI malang tersebut. Kepada orangtua dijelaskan kondisi Sumiati sudah membaik dan keluarga diminta memahami Sumiati masih butuh waktu untuk sehat kembali dan menyelesaikan proses hukumnya.
"Kelihatannya pihak keluarga paham," ujar istri mantan Menhub Agum Gumelar itu.
Dalam pertemuan itu, Sumiati menyampaikan keinginannya agar keluarga tetap ada yang mendampinginya selama di Arab Saudi. Paman Sumiati, Zulkarnaen, akan segera pulang ke tanah air karena visanya sudah habis. Sumiati ingin ayahnya yang terbang ke Arab untuk mendampinginya. Linda pun meminta pihak KBRI untuk memfasilitasi keinginan Sumiati tersebut.
Akibat penganiayaan sang majikan, Sumiati menderita luka parah di kepala, hidung, bibir, teliga, tangan, serta punggung. Ia telah menjalani operasi kulit kepala dan akan secara bertahap menjalani operasi telinga, hidung dan bibir. Semua biaya pengobatan akan ditanggung pemerintah Arab Saudi.
(iy/rdf)










































