Busyro Siap Bersinergi dengan Basrief Arief & Timur Pradopo

Busyro Siap Bersinergi dengan Basrief Arief & Timur Pradopo

- detikNews
Kamis, 25 Nov 2010 23:03 WIB
Busyro Siap Bersinergi dengan Basrief Arief & Timur Pradopo
Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Busyro Muqoddas siap bersinergi dengan Jaksa Agung terpilih Basrief Arief dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Busyro berharap sinergi di antara tiga elit lembaga penegak hukum ini bisa terbangun baik.

"Pak Basrief dan Pak Timur, dua elit lembaga penegak hukum, ini momentumnya pas dengan KPK. Suasana baru mudah-mudahan spirit baru. Oleh karena itu, saya Insya Allah untuk lebih membangun silaturahim sinergi berdasarkan interdependensi komplementer, transparan dan ketulusan," ujar Busyro Muqoddas kepada wartawan di Kantor KY, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010) malam.

"Artinya ketulusan itu semata-mata penegakan hukum, tidak ada agenda politik, saya orangnya tidak pernah punya agenda politik apa pun," imbuhnya.

Kepada Basrief Arief yang juga baru saja terpilih sebagai Jaksa Agung, Busyro turut mengucapkan selamat. Menurutnya, Basrief merupakan seorang figur yang menguasai manajemen di Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan baik.

"Saya ucapkan selamat kepada Pak Basrief sebagai senior, dan beliau menguasai manajemen di sana (Kejaksaan-red) dalam arti luas," tuturnya.

Busyro berharap, ketiga lembaga penegak hukum ini mampu menjalankan tugas secara sinergis, tanpa ada unsur persaingan antara satu dengan yang lain. "Jadi mudah-mudahan sinergi ini bisa terbangun," tuturnya.

Sebagai Ketua KPK terpilih, Busyro mengakui ada dampak psikologis tersendiri bagi dirinya. Dia pun menuturkan, akan selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas barunya ini.

"Begini saya harus lebih hati-hati dan amanah dan me-manage, dalam suatu pola kepemimpinan dan manajemen organisasi yang kompatibel," ucap dia.

Namun demikian, Busyro yakin, seorang Basrief Arief memiliki harapan besar terhadap penegakan hukum di Indonesia. Demikian halnya dengan Timur Pradopo sebagai Kapolri. Menurutnya, prinsip kesetaraan di antara ketiga lembaga ini harus diutamakan.

"Jangan ada kesan suatu lembaga seakan-akan lebih superior dari yang lain, itu kurang enak dan kurang elok," tandas Busyro.

(nvc/mok)


Berita Terkait