"Selamat untuk pak Busyro. Banyak tugas ke depan. Itu (pemilihan Busyro)
kewenangan DPR, kita terima saja," tukas Pimpinan KPK Haryono Umar dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (24/11/2010) sore.
Sambutan senada juga diutarkan oleh juru bicara KPK Johan Budi SP. Dia menyambut baik kehadiranΒ sosok Busyro yang menurutnya dapat menjadi enegi baru bagi KPK dalam berjuang memberantas korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Johan juga berharap kehadiran Busyro dapat menambah akselerasi KPK dalam
mengusut suatu kasus. Meski diakuinya, dengan empat orang pimpinan saja, KPK
masih tetap dapat berjalan.
"Tentu dengan hadirnya Pak Busyro bisa menambah semangat, keberanian, dan
akselerasi organisasi di KPK," paparnya.
Namun Johan mengingatkan bahwa Busyro dituntut untuk dapat berkoordinasi dengan jajaran pimpinan yang sudah ada di KPK selama ini. Sekali pun nantinya, Busyro menjabat sebagai ketua, keputusan tidak dapat diambil oleh dia seorang.
"Saya ingatkan, pimpinan KPK itu kolektif kolegial. Itu sama saja. Ketua atau wakil sama saja pengambil keputusan. Pak Busyro tentu harus dapat berkoordinasi dengan pimpinan yang lama," tandasnya.
(fjr/mok)











































