"Saya ingin memberi arahan terakhir kepada para menteri. Saya berharap terhadap isu-isu yang menjadi perhatian publik itu, saudara respons dengan cepat dan tepat," ujar SBY.
SBY mengatakan itu saat membuka rapat paripurna kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (25/11/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan hanya Presiden yang menjawab soal itu. Mari kita lakukan sistem terhadap peran masing-masing," imbuh SBY.
SBY berharap, para menteri terkait memberikan penjelasan kepada masyarakat dengan sebenar-benarnya. Berikan juga pemaparan tentang apa yang telah dan akan pemerintah lakukan menanggapi isu itu.
SBY menuturkan, rakyat tidak berpolitik dan tidak memiliki politik kekuasaan. Karena itu, isu yang berkembang harus cepat dan tepat direspons. Isu yang harus ditanggapi cepat misalnya Krakatau Steel dan masalah TKI.
"Saya ingin beri contoh seperti kasus Krakatau Steel, TKI, bencana alam, tabung gas, penegakan hukum dan lainnya," beber SBY.
Namun, jika itu kewenangannya, SBY akan meresponsnya dengan baik. "Kalau itu kewenangan saya, saya akan menjawabnya. Semua itu akan terespons dengan baik," tutup SBY.
(nik/fay)











































