Buruh Demo Minta Kenaikan UMP, KBN Cilincing Lumpuh

Buruh Demo Minta Kenaikan UMP, KBN Cilincing Lumpuh

- detikNews
Kamis, 25 Nov 2010 15:07 WIB
Buruh Demo Minta Kenaikan UMP, KBN Cilincing Lumpuh
Jakarta - Ribuan buruh Kawasan Berikat Nusantara (KBN) menggelar unjuk rasa meminta kenaikan Upah Minimun Provinsi (UMP) dari Rp 1.197.946 menjadi Rp 1.401.829. 211 Perusahaan menjadi lumpuh dan tidak beroperasi sejak pukul 06.00 WIB pagi tadi.

"Kita minta kenaikan UMP buruh dari dari Rp 1.197.946 menjadi Rp 1.401.829, karena gaji yang saat ini dinilai tidak layak," ujar Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Cabang Jakarta Timur, Hariri di KBN Cilincing, Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (25/11/2010).

Para buruh yang tergabung dalam Forum Buruh DKI Jakarta tersebut menuntut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tidak hanya berjanji palsu untuk menaikan upah UMP.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika sampai nanti malam tidak ada perubahan, maka kami akan berdemo di seluruh Jakarta pada esok harinya biar Jakarta lumpuh," terangnya.

Sementara itu, Santi (19) salah seorang buruh perusahaan garment di PT Gunung Abadi mengatakan, akibat demo tersebut, rencana ekspor yang akan dilakukan perusahaannya pada sore nanti dipastikan batal.

"Beberapa perusahaan yang akan melakukan ekspor juga pasti batal karena tidak ada pekerja," jelasnya.

Pengamatan detikcom, ribuan buruh berunjuk rasa di depan pintu masuk KBN Cakung. Mereka memasang spanduk berukuran 4x5 meter bertuliskan 'Naikkan UMP Buruh menjadi Rp 1.401.829'. Puluhan polisi dari Polres Jakarta Utara dan Polsek Cilincing juga ikut berjaga di sekitar KBN Cakung, jalur lalu lintas dari arah Cakung menuju Tanjung Priok tersendat dan mengakibatkan antrian kendaraan.
(fiq/mok)


Berita Terkait