Krakatau Steel (KS). Hal itu menanggapi permintaan Ketua DPR RI Marzuki Alie. Namun, BPK masih menunggu permintaan resmi untuk melakukan audit investigasi.
"Itu baru pernyataan pribadi Marzuki Alie. Kalau ada permintaan resmi, kita akan lakukan itu," ujar Anggota II BPK Taufiequrrachman Ruki, di DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kamis (25/11/2010).
Saat ini, Ruki mengaku sudah melakukan berbagai kesiapan jika sewaktu-waktu diminta mengaudit PT KS secara resmi. "Sekarang kita sudah lakukan persiapan. Kalau diminta, kita bisa melakukannya," ungkapnya.
Sebagai mantan Komisaris Utama PT KS, Taufiequrachman mengaku punya banyak data. Namun, ia enggan mengomentari soal penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) PT KS.
"Saya tidak mau mengomentari itu. Tapi sebelum launching peluncuran saham, BPK sudah mengundang manajemen PT KS, Kementerian Negara BUMN, dan perusahan penjamin emisi saham (underwritter) menanyakan berbagai hal. Tapi kami tidak bisa mendistorsi boleh diluncurkan atau tidak," terang Ruki.
(ors/mok)











































