Pantauan detikcom, Kamis (25/11/2010), Ical dan Anas makan siang bersama di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta. Ical didampingi Sekjen Partai Golkar Idrus Marham dan Bendahara Partai Golkar Setya Novanto. Sedang Anas ditemani petinggi Demokrat Syarif Hasan dan Ketua FPD Jafar Hafsah.
Tampak para petinggi partai ini duduk dalam satu meja besar. Sambil menyantap makan siang, Ical dan Anas saling bertukar kata. Ical yang mengenakan kemeja putih tampak menyimak apa yang disampaikan Anas, demikain juga Anas yang mengenakan kemeja biru terlihat serius ketika Ical berbicara. Sesekali keduanya juga tersenyum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak kita enggak bahas reshuffle itu hak prerogatif presiden. Kalau ada dinamika itu biasa Ini pembicaraan rutin saja, membahas permasalahan politik sekarang, tidak ada agenda khusus, supaya hubungan tetap baik," imbuhnya.
Ical menegaskan, Golkar dan Demokrat memang sering bertemu membahas persoalan politik Indonesia. "Bagaimana pemerintahan bisa stabil sampai 2014, dan meredam isu-isu yang memisahkan Demokrat dan Golkar," tuturnya.
Ical juga membantah kalau ada yang menyebutkan koalisi di Setgab pecah. "Tidak ada keretakan sama sekali, ini bicara biasa, tiap 2 minggu sekali kita bicara," tutupnya
Hingga pukul 12.15 WIB, pertemuan masih berlangsung.
(ndr/fay)











































