Bila Terpilih, Bambang Akan Bongkar Praktek Mafia di Ditjen Pajak

Seleksi Pimpinan KPK

Bila Terpilih, Bambang Akan Bongkar Praktek Mafia di Ditjen Pajak

- detikNews
Kamis, 25 Nov 2010 03:45 WIB
Bila Terpilih, Bambang Akan Bongkar Praktek Mafia di Ditjen Pajak
Jakarta - Banyak pihak yang menginginkan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut ambil bagian dalam menangani perkara pajak Gayus Tambunan. Jika nantinya terpilih sebagai pimpinan KPK, Bambang Widjojanto siap membongkar jaringan mafia pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Bambang menjelaskan hal ini saat ditanya kemungkinan pengambilalihan kasus Gayus oleh KPK. Bagi Bambang, ada beberapa kategori dari kasus Gayus yang bisa diusut KPK, terutama menyangkut tindak pidana korupsi yang melibatkan penegak hukum.

Selain itu, keterlibatan para pengacara juga harus ditelusuri apakah mereka bertindak sebagai otak penyuapan atau sekedar penerima saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi lawyer itu sebagai mastermind atau penyerta saja, itu harus ditelusuri," kata Bambang usai menjalani uji kepatutan dan kelayakan di hadapan Komisi III DPR di Gedung DPR Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11/2010).

Banyak hal penting lainnya yang masih perlu dibongkar agar praktek-praktek serupa seperti yang dilakukan Gayus di Ditjen Pajak tidak terus terjadi. Karena itu, Bambang cukup yakin masih ada pihak lain pastinya yang berkonspirasi dengan Gayus.

"Apakah institusi itu terlibat atau ini hanya perorangan saja. Misalnya konspirasi dengan Ditjen pajak itu belum dibongkar," tegasnya

Yang terakhir, kata Bambang, barulah diusut kasus suap yang dilakukan Gayus terhadap Kepala Rutan Mako Brimob Kompol Iwan Siswanto supaya Gayus bisa melenggang keluar masuk penjara.

"Nah, silahkan dipilih oleh KPK. Kategori mana yang sudah ditangani polisi dan mana yang belum, karena unsur legal untuk menangani kasus Gayus itu ada, tinggal konsolidasi dan koordinasi saja," imbuhnya.

Sebelumnya, beberapa pihak menyatakan polisi terlalu lambat dalam menangani kasus Gayus. KPK sebagai lembaga super body diminta segera mengambil alih agar kasus mafia pajak ini segera terungkap.
(lia/irw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini