Pantauan detikcom, tepuk tangan ini diberikan sesaat setelah Bambang memberikan pernyataan penutup (closing statement).
"Apapun jabatan saya, tidak penting. Tapi perbuatan apa yang saya lakukan, itu yang penting," ujar Bambang di Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Rabu (24/11/2010).
"Saya minta maaf kalau ada kesalahan saat menjawab pertanyaan yang diajukan kepada saya," lanjut Bambang yang langsung disambut dengan tepuk tangan oleh anggota Komisi III.
Sebelumnya, Ketua Komisi III Benny K Harman juga sempat memberikan pujian untuk Bambang atas kemampuannya menjawab seluruh pertanyaan meski sudah larut malam.
"Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran saudara dan atas ketahannnya selama 4 jam menjawab setiap pertanyaan yang kami ajukan, baik yang (Anda) suka maupun yang tidak suka. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya," ucap Benny yang disambut anggukan oleh Bambang.
Pelaksanan fit and proper test untuk Bambang sendiri digelar lebih kurang 4 jam. Namun, acara yang harusnya mulai pukul 19.00 WIB molor sampai pukul 20.00 WIB, dan baru selesai sekitar pukul 00.15 WIB.
Setelah menyampaikan kata penutupnya, Bambang terlihat menandatangani berita acara sebagai tanda bahwa dirinya telah mengikuti uji kepatutan dan kelayakan untuk menjadi pimpinan KPK. Tidak tampak kelelahan di wajah Bambang. Bahkan dia masih sempat meladeni beberapa anggota dewan yang masih ingin mengajaknya berdiskusi soal kasus pengkriminalisasian dua pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.
Dengan demikian, rangkaian fit and propper test untuk menentukan calon pimpinan KPK sudah berakhir. Agenda selanjutnya adalah Komisi III akan melakukan rapat internal untuk memutuskan siapa yang akan dipilih dan mekanisme pemilihannya. Rencananya rapat tersebut akan digelar Kamis (25/11) dan siangnya sekitar pukul 14.00 WIB akan langsung diumumkan siapa yang terpilih menjadi pimpinan KPK. (lia/irw)











































