"Saya mohon diberi kebebasan untuk tetap naik ojek dan kereta. Karena tidak ada larangan untuk itu sebagai pejabat," kata Bambang.
Hal tersebut disampaikan saat menanggapi pertanyaan anggota Fraksi PDI Perjuangan Trimedya Panjaitan saat fit and proper test calon pimpinan KPK di DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/11/2010). Trimedya menanyakan kesiapan Bambang terkait aturan-aturan protokoler yang bakal melekat saat menjadi pimpinan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Habitat saya lama tidak di birokrasi. Tapi saya ingin meninggalkan batik tangan pendek saya dan memakai jas malam ini. Saya punya daya adaptasi yang tinggi," tegasnya.
Bagi Bambang, meski naik ojek atau kereta rasa aman itu tetap diperolehnya. Tentu dengan trik-trik tertentu.
"Saya tidak mau naik ojek dengan orang yang tidak kenal," selorohnya.
(mad/irw)










































