Carrefour diancam teror bom melalui layanan pesan singkat ke layanan pengaduan pukul 06.00 wita, Rabu (24/11/2010). Ancaman itu diketahui sekitar pukul 14.15 WITA oleh Amsar Aiba Hamid, karyawan Carrefour yang bertugas di bagian Manager Divisi Careffour.
"Awas ada Bom," bunyi pesan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menggelar penyisiran selama dua jam, Tim Gegana dan K-29 tidak menemukan benda mencurigakan. "Tidak ada benda yang mencurigakan," kata seorang anggota Tim Gegana Polda Bali.
Setelah dinyatakan aman, pihak manajemen membuka kembali Carrefour bagi pengunjung. "Sekarang sudah ramai lagi," kata Rudi Purwanto, salah satu pengelola stan Pondok Pujian di Carrefour yang sempat ikut panik menyelamatkan diri keluar gedung.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Gde Sugianyar mengatakan tengah menyelidiki motif ancaman bom tersebut. "Masih kita selidiki. Beberapa saksi sudah diperiksa," ujarnya.
(gds/irw)











































