"Nggak ada pertemuan. Kalau komunikasi telepon ada," kata anggota FPDIP, Trimedya Panjaitan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (24/11/2010).
Menurut Trimed, komunikasi tersebut disahkan karena termasuk dalam proses lobi. Dia menjamin tak ada embel-embel uang seiring proses tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya siapa yang diajak komunikasi paling intens, Trimed mengaku keduanya cukup rajin. Namun dia enggan menjelaskan secara detil materi pembicaraan.
Hingga saat ini, kata Trimed, partainya belum bersikap tentang siapa yang akan dipilih sebagai pengganti Antasari Azhar. Penilaian akan diserahkan pada jawaban-jawaban saat fit and proper tes.
"Kita lihat saja nanti. Tergantung prosesnya," tutupnya.
Diketahui, FPDIP pernah melakukan pertemuan di Hotel Dharmawangsa menjelang fit and proper test Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004. Saat itu FPDIP bertemu dengan calon DGS BI yang kemudian terpilih, Miranda S Goeltom.
(mad/lrn)










































