"Latihan perang bersama dalam beberapa hari ke depan, akan menegaskan kerjasama keamanan yang erat di antara kedua negara," demikian pernyataan resmi Gedung Putih seperti dilansir Reuters, Rabu (24/11/2010).
Sementara Presiden AS Barack Obama pun sudah bertelepon dengan Presiden Korsel Lee Myung-bak. Obama menegaskan AS akan membela Korsel sebagai sekutunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lee juga direncanakan untuk segera menghubungi kembali Jepang dan Inggris untuk meminta dukungan. Lee akan meminta peningkatan kerja sama untuk menghadapi ketegangan yang terjadi setelah artileri Korut membombardir Pulau Yeonpyeong, Korsel.
Sementara, Wakil Menlu China Cui Tiankai dan utusan AS Stephen Bosworth telah bertemu di Beijing, China. Mereka mengatakan China dan AS berjanji akan menjaga keamanan dan stabilitas diSemenanjung Korea. Denuklirisasi tetap menjadi prioritas, dan pembicaraan enam pihak akan dilanjutkan.
Serangan artileri Korut ke Pulau Yeonpyeong telah menewaskan 2 tentara Korsel dan melukai belasan tentara lainnya. Warga di pulau tersebut pun diungsikan, sementara 70-an rumah luluh lantak.
(fay/asy)











































