Kejadian bermula ketika Syamsul mendapat kesempatan untuk memaparkan penanganan bencana yang telah dilakukan BNPB untuk wilayah Wasior, Mentawai dan Merapi. Syamsul memaparkannya selama kurang lebih 3 menit.
"Tapi selalu saja ada yang mengatakan bahwa penanganan bencana itu datang terlambat," kata Syamsul dengan penuh penekanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sontak adegan yang tidak diskenariokan ini mengundang gelak tawa dari hadirin yang ada di ruangan dan juga wartwan yang ada di balkon.
Agus menebar senyum mendapati kedatangannya, yang belum apa-apa sudah disambut dengan gelak tawa. Sedangkan Syamsul juga ikut tertawa sembari mengangkat kedua tangan dan menggabungkan kedua telapak di atas, pertanda permohonan maaf.
Begitu lucunya kejadian yang terjadi secara spontan tersebut, sampai-sampai Abdul Qadir Kading yang memimpin rapat berceletuk. " Jangan-jangan Pak Syamsul ini memiliki dendam dengan Pak Menteri," seloroh anggota Komisi VIII ini sembari masih menahan tawa, Rabu (24/11/2010).
Setelah suasana kembali tenang, Syamsul kembali melanjutkan paparannya. Sedangkan Agus menempati kursi lowong di depan yang sudah disiapkan untuknya.
Sebelumnya Addul Qodir sebelum membuka rapat telah menyampaikan bahwa Agus akan datang terlambat karena masih di perjalanan. Selain Syamsul dan Agus, Raker dihadiri oleh Kepala Bappenas Armida Alisyahbana.
(fjr/aan)











































