Korban Merapi Jadi Transmigran di Kalimantan

Korban Merapi Jadi Transmigran di Kalimantan

- detikNews
Selasa, 23 Nov 2010 22:11 WIB
Korban Merapi Jadi Transmigran di Kalimantan
Jakarta - Korban letusan Gunung Merapi ditempatkan menjadi transmigran di beberapa
provinsi di Kalimantan. Para transmigran itu diberangkatkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar.

Rilis yang diterima detikcom dari Kemenakertrans, Selasa (23/11/2010), yang
diberangkatkan menjadi transmigran sebanyak 150 Kepala Keluarga (KK) atau 503 jiwa itu, terdapat korban letusan Gunung Merapi sebanyak 12 KK atau 39 jiwa. Mereka terdiri dari 10 KK (33 jiwa) asal Sleman, Yogyakarta dan 2 KK (6 jiwa) asal Boyolali Jawa Tengah.

150 KK itu terdiri dari 50 KK transmigran asal DI Yogyakarta dan 100 KK
transmigran asal Jawa Tengah ke Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Menakertrans Muhaimin Iskandarmelepas keberangkatan 150 KK transmigran itu di Semarang, Jawa Tengah pada Selasa ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhaimin mengatakan pengiriman dan penempatan warga transmigrasi ini merupakan bagian integral dari program penempatan tahun 2010 yang ditargetkan sejumlah 10 ribu KK di berbagai lokasi penempatan transmigran di seluruh Indonesia.

โ€œSebelumnya, para korban yang terkena dampak letusan gunung Merapi itu telah mengikuti program persiapan transmigrasi. Sesuai dengan keinginan dan kesempatan yang ada, akhirnya mereka diberangkatkan terlebih dahulu,โ€œ kata Muhaimin.

150 KK itu beserta tujuannya sebagai berikut:
1. 50 KK Para transmigran asal DIY terdiri dari 10 KK asal Kodya Yogyakarta dan 15 KK asal Bantul dengan tujuan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Sedangkan 10 KK asal Sleman dan 15 KK asal Kulon Progo akan ditempatkan di Sabung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

2. 100 KK asal Jawa Tengah terdiri dari 10 KK asal Blora dan 15 KK asal Jepara ditempatkan ke Kumai Sebrang, Kobar, Kalimantan Tengah. 10 KK asal Boyolali, 10 KK asal Kabupaten Semarang dan 5 KK asal Kota Semarang di tempatkan di Kandan Kotim, Kalteng. Sedangkan 10 KK asal Karanganyar, 15 KK asal Cilacap, 10 KK asal Wonosobo, 10 KK asal Batang dan 5 KK asal Kota Semarang akan ditempatkan di Tanjung Buka, Bulungan Kalimantan Timur.

(nwk/nwk)


Berita Terkait