Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Selasa (23/11/2010), dalam situsnya menjelaskan status Bromo menjadi awas mulai pukul 16.30 WIB.
"Berdasarkan pengamatan data kegempaan dan visual serta analisis data, status kegiatan G. Bromo dinaikkan menjadi Awas (Level IV) sejak 23 November 2010 pukul 16.30 WIB."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal 22 – 23 November 2010 teramati hembusan asap berwarna putih sedang – putih tebal, tekanan kuat tinggi 250 meter di atas bibir kawah, condong ke arah utara.
Adapun potensi bahaya yang akibat aktivitas vulkanik di Gunung Bromo adalah sebagai letusan freatik yang tiba-tiba. Pada tahun 2004 Bromo pernah meletus dengan singkat tanpa ciri-ciri awal yang kurang jelas.
(gah/asy)











































