Garuda Bantah Data Kru di Sistem Lama Terhapus

Garuda Bantah Data Kru di Sistem Lama Terhapus

- detikNews
Selasa, 23 Nov 2010 16:22 WIB
Garuda Bantah Data Kru di Sistem Lama Terhapus
Jakarta - Garuda Indonesia menyangkal isu yang berkembang bahwa kekacauan penerbangan sejak Minggu 21 November karena data pergerakan kru di sistem lama terhapus akibat penerapan sistem baru yaitu IOCS (Integrated Operational Control System).

"Bukan terhapus atau dihapus, nggak ada itu," kata EVP Corporate Strategy and IT Sevices PT Garuda Indonesia Elisa Lumbantoruan saat berbincang dengan detikcom, Selasa (23/11/2010).

Elisa mengatakan, sebenarnya sistem baru tersebut telah diterapkan beberapa bulan yang lalu. Namun sistem tersebut bukan sebagai yang utama, hanya menjadi sistem yang mem-back up sistem yang lama.

"Jadi dulu itu sistemnya pararel run, sistem lama jadi main system, sedang sistem baru itu back up. Dan itu sudah berjalan berbulan-bulan," kata Elisa.

Dan pada tanggal 18 November lalu, barulah sistem baru IOCS dijadikan sistem utama. Dan awalnya, tidak ada masalah dengan sistem baru itu.

"Hari pertama nggak ada masalah, semua berjalan dengan lancar," kata Elisa.

Namun ternyata sehari setelahnya, kekacauan mulai terjadi. Setelah dilakukan audit terhadap sistem IT, diketahui ada cable data center di kantor pusat yang terkelupas.

Selama ini Garuda punya 3 sistem yaitu sistem yang memonitor pergerakan pesawat, sistem yang memonitor pergerakan para awak kabin, ada juga sistem yang memonitor jadwal penerbangan. Sistem ini masing-masing berdiri sendiri.

Dari 3 sistem monitor yang awalnya dipisahkan, sistem baru itu menggabungkan tiga sistem tersebut atau yang dikenal dengan istilah Integrated Operational Controll System (IOCS). Namun rupanya sistem ini gagal beroperasi sempurna pada Minggu 21 November. Dirjen Hubud Herry Bakti bahkan sempat memerintahkan agar Garuda kembali ke sistem lama agar masalah hari itu tertangani.

Kegagalan sistem pada hari Minggu lalu menyebabkan pengelola Garuda tidak mengetahui posisi kru yang sebenarnya. Ada kru yang sedang terbang malah dijemput ke rumahnya, ada kru yang terpaksa harus terbang lebih sering dsb. Elisa memperkirakan, sistem akan normal pada Kamis nanti.

(ken/nrl)


Berita Terkait