Reuters yang melansir TV lokal YTN mengutip seorang saksi mata warga Yeonpyeong, Selasa (23/11/2010). Menurut dia, artileri Korut menghantam pangkalan militer di pulau yang hanya berjarak 3 km dari Korut itu.
Itulah sebabnya, jatuh korban jiwa seorang marinir Korsel. Sementara 3 tentara lain luka parah. Ini adalah aksi provokasi paling parah setelah bertahun-tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Api yang berkobar di Yeonpyeong terus meluas. Asap hitam membumbung tinggi di pulau tersebut dan bisa dilihat dari kejauhan.
Sebelumnya, Korut menembakkan lusinan peluru artileri ke Pulau Yeonpyeong. Diduga provokasi ini dipicu tekanan yang diterima Korut akibat pengayaan uranium.
Korsel pun langsung membalas serangan artileri itu. Militer kedua negara saling berbalas tembakan selama satu jam, sebelum akhirnya berhenti. Kondisi kedua negara kini dalam keadaan tegang.
(fay/nrl)











































