Hal itu ditegaskan Duty Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Ibnu Hasan, kepada wartawan, Selasa (23/11/2010).
Ibnu menjelaskan, terhitung sejak 22 dan 23 November, jadwal penerbangan Garuda di Pekanbaru tujuan Jakarta dan sebaliknya tidak mengalami gangguan sebagaimana terjadi di bandara lainnya.
"Dua hari ini penerbangan Garuda berjalan normal. Sejak kemarin hingga hari ini, tidak ada jadwal penerbangan yang delay," kata Ibnu Hasan.
Kendati demikian, kata Ibnu, pada Minggu (21/11/2010) lalu, memang sempat terjadi delay. Jadwal molor itu terjadi pada penerbangan pagi pukul 08:30 WIB.
"Mestinya berangkat setengah sembilan, namun delay hingga pukul 11:OO WIB. Tapi hanya hari Minggu itu saja," kata Ibnu.
Dia menjelaskan, rute penerbangan Garuda di Bandara SSK II di Pekanbaru dalam sehari hanya tiga kali dengan tujuan Jakarta dan sebaliknya. Jadwal penerbangan itu pukul 08:30 WIB, pukul 13:00 WIB dan 18:00 WIB.
Seperti diberitakan sebelumnya saat ini Garuda sedang berupaya untuk meningkatkan sistem operasional penerbangan. Sistem baru tersebut dinamakan "Integrated Operational Control Syatem" yang mengintegrasikan sistem yang tadinya berdiri sendiri-sendiri tersebut.
Dalam penerapan sistem baru ini telah disiapkan secara matang dan telah disimulasikan. Namun masih juga terjadi ketidaksinkronan data dan informasi khususnya menyangkut jadwal tugas para awak kabin.
Akibatnya sejumlah penerbangan Garuda mengalami penundaan dan beberapa di antaranya dibatalkan. Tim Garuda pun terus melaksanakan upaya dan langkah-langkah perbaikan, agar kegiatan penerbangan dapat berjalan normal kembali.
(djo/djo)











































