EVP Corporate Strategy & IT Sevices PT Garuda Indonesia, Elisa Lumbantoruan, mengatakan hari ini terdapat 270 penerbangan Garuda melalui Bandara Soetta. Namun sejumlah jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan karena Garuda masih dalam kondisi transisi dari sistem lama ke sistem baru.
"Sehingga kami menjadwalkan 7 penerbangan di-cancel. Jumlah rencana pembatalan ini lebih sedikit dari rencana sebelumnya, yakni 13 penerbangan. Tujuan mana saja, saya lupa," ujar Elisa di terminal 2 F Bandara Soetta, Selasa (23/11/2010).
Elisa menjelaskan, saat ini Garuda Indonesia sedang menerapkan system baru bernama IOCS (Integrated Operational Control System). Sistem ini mengatur operasional pesawat, awak kabin, dan jadwal penerbangan secara terpusat sejak 18 November 2010 lalu.
"Sistem ini seharusnya sudah berjalan dengan diback up sistem lama. Namun rupanya sistem baru ini tidak dapat diakses," ungkap Elisa.
Menurut Elisa, awalnya tidak ada masalah. Namun pada 20 November, data di sistem baru tidak bisa diakses. "Besoknya tambah tidak dapat ter-up date. Akhirnya, pilot dan kru yang sebenarnya off dijemput untuk bertugas," tegasnya.
Elisa menegaskan, pihak Garuda saat ini telah melakukan pemeriksaan IT sistem baru itu. Hasilnya ditemukan ada kabel data center di kantor pusat yang terkelupas.
"Sehingga ini perlu direcovery. Kami mengira hingga Kamis (25/11) baru bisa normal," katanya.
(djo/nrl)











































